Hujan Deras Sebabkan Banjir di Demak, 583 Warga Mengungsi

Berita / 04-Apr-2026




Intensitas hujan tinggi di wilayah hulu Sungai Tuntang, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyebabkan tanggul sungai jebol dan banjir melanda sejumlah desa. Tanggul jebol terjadi di tiga titik di Kecamatan Guntur, yaitu dua titik di Desa Trimulyo dan satu titik di Desa Sidoharjo, sehingga ratusan warga terpaksa mengungsi.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Jumat (3/4/2026) malam, banjir telah merendam enam desa di empat kecamatan, dengan total pengungsi mencapai 583 jiwa. Kepala BPBD Demak, Agus Sukiyono, menjelaskan, para pengungsi tersebar di berbagai tempat, termasuk masjid, rumah warga, dan balai desa. Contohnya, Masjid Babu Rohim Dukuh Solondoko menampung 200 orang, sementara Balai Desa Tlogorejo menampung 43 orang.

Ketinggian air bervariasi antara 1 hingga 1,5 meter. Di Desa Trimulyo dan Desa Ploso, air mencapai 100–150 cm. Desa-desa terdampak banjir antara lain Trimulyo dan Sidoharjo di Kecamatan Guntur, Turitempel dan Sumberejo juga di Guntur, Ploso di Kecamatan Karangtengah, Lempuyang di Kecamatan Wonosalam, serta Solowire dan Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung. Banjir terjadi akibat limpasan air sungai yang meluap dan tanggul yang jebol.

BPBD Demak menyebut kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi obat-obatan, logistik, air bersih, sandang, perlengkapan bayi, dan peralatan kebersihan. Agus menekankan pentingnya bantuan segera untuk menangani korban dan mengurangi dampak banjir yang diperkirakan masih akan meluas jika debit air dari hulu terus meningkat.

 

Pic Sources: regional.kompas.com


Program