Berita / 17-Apr-2026
Bripka Alfred Namora membantu pemulangan 64 warga di Kabupaten Maybrat yang sebelumnya melakukan eksodus ke hutan. Para warga kini telah kembali ke kampung halaman dan menyatakan setia kepada NKRI. Atas dedikasinya, ia diusulkan dalam Hoegeng Awards 2026 dan kini bertugas sebagai Ps Kanit III Sat Intelkam Polres Maybrat.
Ketua PMKRI Sorong Selatan, Paskalis Sewa, menyebut Bripka Alfred sebagai sosok polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Ia menilai pendekatan yang dilakukan berhasil membangun kepercayaan warga.
“Kami memang sangat mengenal beliau secara baik karena kehadiran beliau dalam membangun komunikasi interaktif dan pendekatan-pendekatan persuasif sampai pada pemulangan pengungsi,” kata Paskalis.
Ia juga mengatakan Bripka Alfred aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, termasuk turnamen olahraga untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
“Kegiatan itu memberi keyakinan bahwa situasi wilayah aman dan konflik mulai berkurang,” ujarnya.
Sementara itu, Bripka Alfred menjelaskan bahwa keterlibatannya didorong oleh rasa tanggung jawab dan kedekatan emosional dengan warga.
“Saya juga merasa ini bagian dari keluarga, bagaimana wilayah ini bisa baik,” kata Alfred.
Ia menambahkan, proses pendekatan dilakukan dengan komunikasi sederhana, penggunaan bahasa daerah, serta melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Kalau orang di daerah perkampungan itu dia cepat nyambung kalau kita pakai bahasa yang sederhana,” ujarnya.
Menurutnya, proses meyakinkan warga tidak berlangsung singkat, melainkan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun.
“Kalau mereka belum yakin, mereka tidak berani. Jadi kita harus benar-benar menunjukkan keseriusan,” jelasnya.
Setelah warga kembali, mereka dibina dan sebagian mendapat bantuan usaha serta pekerjaan. Bripka Alfred menegaskan bahwa pendekatan dilakukan untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat.
“Kita kasih keyakinan bahwa negara hadir untuk bantu mereka,” tutupnya.
Pic Sources: news.detik.com
© by DuniaDataDigital