Berita / 22-Apr-2026
Pelaksanaan hari pertama UTBK SNBT 2026 diwarnai berbagai upaya kecurangan yang cukup terorganisir. Panitia menemukan sejumlah modus, mulai dari penggunaan joki dengan identitas ganda, manipulasi foto untuk mengelabui sistem, hingga pemanfaatan teknologi tersembunyi.
Kasus yang paling menyita perhatian terjadi di Semarang, ketika seorang peserta diketahui memasukkan alat bantu dengar berukuran kecil ke dalam telinganya. Perangkat tersebut diduga digunakan untuk menerima informasi dari luar selama ujian berlangsung. Karena letaknya terlalu dalam, alat itu tidak bisa dikeluarkan langsung dan harus ditangani oleh tenaga medis.
Selain itu, panitia juga mendeteksi adanya praktik perjokian lintas tahun dan dugaan keterlibatan sindikat yang menawarkan kelulusan dengan cara ilegal. Meski berbagai cara curang digunakan, pihak penyelenggara menegaskan bahwa sistem pengawasan dan teknologi yang dipakai sudah mampu mendeteksi kecurangan tersebut.
© by DuniaDataDigital