Bayi Ditemukan Meninggal di Lemari Kamar Indekos di Tegal

Berita / 18-Apr-2026




Warga dibuat geger dengan penemuan jasad bayi baru lahir di sebuah kamar indekos di Dukuh Candrageni, Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat (17/4/2026).

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan disembunyikan di dalam lemari pakaian kamar kos. Peristiwa ini terungkap sekitar pukul 05.15 WIB setelah warga mencurigai adanya bau menyengat serta banyak lalat hijau yang berkerumun di depan kamar nomor 2.

Merasa curiga, warga kemudian melapor kepada ketua RT setempat. Setelah dilakukan pengecekan bersama dan kamar dibuka menggunakan kunci cadangan, kondisi di dalam kamar dipenuhi lalat dan ditemukan bercak darah di lantai tepat di bawah lemari. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Dukuhwaru segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ketua RT 01 RW 09 Desa Blubuk, Akhmad Samsudin, mengatakan bayi ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, terbungkus kain sprei dan sarung bantal dengan posisi tengkurap di dalam lemari.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah bayi kemudian dibawa ke RSUD Dokter Soeselo, Slawi, guna dilakukan autopsi oleh tim Biddokkes Polda Jawa Tengah. Proses ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi tersebut.

Kapolsek Dukuhwaru, AKP Iman Agus F, menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, bayi diperkirakan berusia 38 hingga 40 minggu atau lahir cukup bulan, dengan berat sekitar 3,5 kilogram dan panjang 50 sentimeter.

Ia juga menjelaskan bahwa bayi tersebut diduga telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan, serta tidak ditemukan ari-ari di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta penyebab pasti kematiannya. Warga setempat juga menyebutkan bahwa tiga perempuan penghuni kamar kos tersebut telah meninggalkan lokasi pada dua hari sebelum penemuan, yakni pada Rabu (15/4/2026), dan informasi ini masih didalami oleh aparat kepolisian.

 

Pic Sources: www.beritasatu.com


Program