Lubang bekas galian kabel di Jalan Gatot Subroto Kota Bandung kembali memakan korban.

Berita / 25-Feb-2026




Video yang diunggah pada laman akun Instagram sekitarbandungcom menayangkan seorang pengendara sepeda motor terjatuh akibat melindas lubang bekas galian proyek IPT di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, pada Senin (23/2/2026) malam.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan hal tersebut. "Sudah kejadian dan saya melihat bahwa kayaknya ada yang salah nih dengan penanganan pencegahan kecelakaan (pada proyek) tersebut," kata Farhan di Maleer Indah, Kota Bandung, Selasa (24/2/2026).

Farhan menambahkan, dia akan melakukan audit keselamatan pada proyek IPT yang dikerjakan oleh Perumda Bandung Infra Investama (BII) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung tersebut.

"Saya akan melakukan audit ulang terhadap keselamatan, Digali kan ngehalangin jalan. Nah, itu bagaimana memastikan bahwa setelah galian, sebelum perbaikan, itu bisa menghindarkan para pengguna jalan dari risiko kecelakaan," jelasnya.

Sementara itu, perbaikan sejumlah ruas jalan di Kota Bandung dengan cara melapiskan campuran aspal panas baru di atas permukaan jalan lama yang sudah rusak (overlay) justru memperburuk kondisi pekerjaan galian proyek IPT.

Sebab, bekas galian kabel proyek IPT yang sudah selesai seperti sengaja tidak dilapisi aspal sehingga tampak seperti lubang di tengah jalan di antara aspal yang sudah halus. Kedalamannya pun bervariasi sekitar 5 hingga 10 sentimeter atau bahkan lebih.

Menurut Farhan, hal tersebut terjadi akibat tidak sinkronnya antara proyek pengaspalan dengan proyek IPT.

"Para kontraktornya saya lihat eh belum seragam ya kerjanya ini yang lagi jadi masalah, Karena kalau langsung ditempelkan dengan perbaikan jalan nanti tunggu-tungguan kabel jadi enggak turun-turun, jalan enggak beres-beres. Nah, jadi mesti pilih salah satu memang ini pilihan yang berat tetapi kami laksanakan saja Penanganan teknis yang berat," ujarnya.

Farhan pun meminta kepada Diskominfo Kota Bandung dan PT BII untuk memberikan kepastian kapan proyek IPT tersebut selesa

"Saya sekarang sedang memberikan tenggat waktu kepada PT BII dan kepada Diskominfo untuk memberikan timeline waktu kepada saya bahwa ketika galian itu dimulai, maka selesainya kapan, ditutupnya kapan," ujarnya.

"Deadline ini harus diinformasikan kepada media dan masyarakat supaya warga ada ekspektasinya," ujanya.

 

pic source:kompas.com

 


Program