Berita / 20-Jan-2026
Sebuah minibus angkutan karyawan menabrak masjid di Jalan Raya Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Senin (19/1/2026) siang. Kecelakaan ini dipicu manuver darurat sopir bus untuk menghindari seorang pelajar SMP yang terjatuh saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Kapolsek Cililin, AKP Andriani Sapin, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan bus pengangkut karyawan dan 2 unit kendaraan roda dua yang dikendarai oleh pelajar.
"Korban siswa SMP atas nama Arya Saputra (14) mengalami luka berat di bagian kepala. Saat ini sudah dievakuasi ke RS Cibabat menggunakan ambulans desa Citapen," ungkap Andriani saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Kecelakaan bermula saat bus angkutan karyawan bernomor polisi B 7338 FAA yang dikemudikan Beni Ahmad Kurnia (51) melaju dari arah Ciampel menuju Sasak Bubur. Secara bersamaan, melintas dua sepeda motor, yakni Honda Vario yang dikendarai Arya Saputra (14) dan Honda PCX yang dikendarai M Azril Habib Muzaqir (16).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kedua pelajar tersebut memacu sepeda motor mereka dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan dengan posisi beriringan.
Saat tengah memacu kendaraan, Arya dilaporkan kehilangan kendali dan terjatuh di aspal. Mengetahui ada orang yang terjatuh di jalur lintasan busnya, Beni selaku sopir bus refleks membanting kemudi ke arah bahu jalan.
Beni Ahmad Kurnia mengakui bahwa dirinya sengaja membanting kemudi untuk menghindari korban yang terjatuh tepat di depan kendaraannya. Ia mengaku melihat sekelompok anak sekolah yang seolah sedang melakukan balap liar di jalan raya tersebut.
Nahas, manuver mendadak itu membuat bus kehilangan kendali sepenuhnya hingga menghantam bangunan masjid di pinggir jalan. Benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sebagian bangunan masjid, sementara bus mengalami ringsek di bagian depan. Polisi kini masih melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
pic source: bandung.kompas.com
© by DuniaDataDigital