Gema Bangsa & Gerakan Rakyat, Dua Partai Baru Dengan Arah Yang Berbeda

Berita / 19-Jan-2026




Pada akhir pekan kemarin, peta politik nasional kembali diramaikan dengan lahirnya dua partai baru yang mendeklarasikan diri, yakni Gema Bangsa dan Gerakan Rakyat. Meski lahir hampir bersamaan, arah politik keduanya langsung menunjukkan perbedaan yang kontras.

Gema Bangsa secara terbuka menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk Pemilihan Presiden 2029. Sementara itu, Gerakan Rakyat memilih menempuh jalan berbeda dengan menyatakan Anies Baswedan sebagai sosok yang mereka dorong menjadi Presiden.

Partai Gema Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Partai ini dipimpin oleh Ahmad Rofiq sebagai Ketua Umum dan Muhammad Sopiyan sebagai Sekretaris Jenderal.

"Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab sejarah, saya nyatakan Partai Gema Bangsa resmi berdiri, resmi berjuang dan siap menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia,” ujar Ahmad Rofiq, saat mendeklarasikan Partai Gema Bangsa. 

Sehari berikutnya, giliran Gerakan Rakyat yang mendeklarasikan diri menjadi partai politik. Gerakan Rakyat yang lahir dari ormas itu berharap agar Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.

"Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Baswedan,” ujar Sahrin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) disiarkan langsung lewat kanal YouTube Gerakan Rakyat, Minggu (18/1/2026). 

Sahrin menegaskan, deklarasi Partai Gerakan Rakyat adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat. Menurut dia, Partai Gerakan Rakyat lahir dari semangat kolektif para anggota yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan satu tekad yang sama. 

 

pic source: kompas.com

 


Program